Piknik ke Kampung Warna Warni di Danau Sunter

Piknik ke Kampung Warna Warni di Danau Sunter

Piknik ke Kampung Warna Warni di Danau Sunter

Piknik ke Kampung Warna Warni di Danau Sunter – Kampung warna warni dalam kawasan Danau Sunter, Jakarta Utara, tengah ramai perbincangkan publik. Pasalnya, berkat adanya Kampung Warna Warni yang penuh warna tersebut, pemukiman warga seberang Danau Sunter menjadi semakin indah.

Mencoba menyusuri indahnya Kampung Warna Warni tersebut. Kami berjalan kaki menelusuri mulai dari ujung jalan masuknya Danau Sunter hingga ke ujung lainnya. Trotoar penuhi grafiti 3D yang begitu menarik perhatian. Bukan hanya penuh dengan grafiti, sepanjang trotoar danau juga penuh dengan pepohonan yang pastinya membuat nyaman pejalan kaki.

Bukan hanya itu, beberapa kursi juga telah sediakan bagi pengunjung yang ingin menikmati pemandangan Danau Sunter dan Kampung Warna Warni.  Danau Sunter menawarkan kesegaran yang tidak  kalah dengan destinasi wisata lainnya.

1. Peresmian sejak 24 Maret 2018

Daya tarik Danau Sunter semakin menawan karena kehadiran Kampung Warna Warni. Mencoba menelusuri kampung tersebut, aktivitas warga mulai terlihat. Dengan mengenakan kaos putih dan celana kasual, Ketua RT setempat yang bernama Slamet, menyambut ramah Tim IDN Times.

Slamet pun mulai memperkenalkan Gubernur DKI  Jakarta Anies Baswedan baru-baru ini meresmikan kampung warna-warni. Slamet menunjukkan lokasi Anies ketika ikut mengecat kampung tersebut. Pusat Kampung Warna Warni, telah menyiapkan sebuah tangga untuk naik ke atas tembok pembatas pemukiman dan danau.

Meski dari arah luar kampung sudah penuh dengan warna-warna cantik, namun dalam perkampungannya, masih belum banyak rumah warga yang dicat.  Slamet menyampaikan karena peresmian Kampung Warna Warni terbilang baru, namun pengerjaan pengecatan belum sepenuhnya selesai.

Slamet mengungkapkan, walau peresmiannya pada tanggal 24 Maret lalu, namun pengerjaan pengecatan sudah sejak Januari.

2. Bisa menikmati Danau Sunter dari tembok pembatas

Ada sebuah tangga untuk naik ke tembok pembatas. IDN Times pun mencoba untuk menikmati keindahan Danau Sunter dan Kampung Warna Warni dari tembok tersebut. Naik ke atas tembok, berjalan menyusurinya adalah pilihan yang tepat. Namun, pengunjung tetap harus berhati-hati agar jangan sampai jatuh ke danau saat menaiki tembok.

Pemandangan danau yang begitu dekat, campur dengan pemandangan warna-warni, membuat setiap orang yang melihatnya akan betah berlama-lama.

Kini, danau juga sudah tampak bersih dan tidak kumuh lagi. Petugas oranye pun sangat gencar membersihkan setiap sudut area danau dan perairan Danau Sunternya sendiri. Kala itu, dengan menaiki sebuah perahu, para petugas oranye rutin membersihkan dedaunan di danau.

3. Pengunjung semakin antusias dengan Kampung Warna Warni

Ketika pertanyaan kepada Ketua RT dari mana insiatif Kampung Warna Warni ini muncul, Slamet mengatakan insiatif berasal dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar menjadikan Danau Sunter sebagai objek wisata. Untuk menarik masyarakat sekitar, akhirnya menemukanlah ide untuk mewarnai pemukiman sekitar danau agar tak lagi tampak kumuh.

“Ini tadi kan perumahan kumuh. Sekarang dengan adanya pengecetan ini, mudah-mudahan ke depannya lebih baik dan lebih rapi, pandangan juga dari sebelah sana bagus keliatannya gitu,” tutur Slamet.

Slamet mengatakan semenjak peresmian Kampung Warna Warni tersebut, animo pengunjung semakin banyak. Suasana beda yang hadir, membuat pengunjung semakin senang berlama-lama menikmati pemandangannya.

“Masyarakat merasa antusias ya dengan adanya pengecetan ini dan Kampung Warna menjadi lebih indah,” tambahnya.

Slamet menyampaikan bahwa pengecetan masih terus berlanjut. Dengan bantuan oleh Pemprov DKI Jakarta, proses pengecatan akan semakin rata, sehingga keseluruhan pemukiman warga sekitar Danau Sunter menjadi lebih berwarna dan lebih indah lagi ke depannya.