Info Perjalanan ke Uni Eropa kala Pandemi

Info Perjalanan ke Uni Eropa kala Pandemi

Info Perjalanan ke Uni Eropa kala Pandemi

Info Perjalanan ke Uni Eropa kala Pandemi , – Mulai Senin, kompilasi negara-negara anggota Uni Eropa mempercepat pembukaan kembali mereka, pertanyaan turis akan dijawab oleh situs web resmi Uni Eropa.

Dikutip dari AFP, melalui situs Buka kembali EU atau reopen.europa.eu, para ahli dapat meminta nama negara yang mereka harap untuk mengunjungi dan mencari tahu aturan yang diberlakukan setelah  lockdown  virus corona.

Informasi dalam situs dan aplikasi Membuka kembali EU akan terus berlanjut seiring dengan perkembangan virus pandemi corona di dunia.

Sebagian besar negara Uni Eropa membuka perbatasan internal untuk negara anggota pada hari Senin, tetapi mengatur jarak sosial sangat beragam di setiap negara dan beberapa negara terus meningkatkan kunjungan ke daerah berisiko tinggi.

Hingga saat ini turis Indonesia belum dapat datangi negara-negara Uni Eropa.

Situs VFS Global yang menjadi pusat pembuatan visa Schengen masih tutup untuk meminta lebih lanjut.

Situs yang tersedia dalam 24 bahasa yang diperluas 27 negara anggota Uni Eropa – tidak ada informasi untuk Inggris atau empat anggota non-Uni Eropa dari zona perjalanan Schengen.

Sebagai penduduk Perancis, misalnya, dapat membantah dengan situs ini untuk mengetahui informasi tentang jalur kereta cepat

Karantina mandiri selama 14 hari bagi pendatang masih akan menjadi keharusan saat  normal baru  (normal baru) berlangsung di dunia wisata, seperti yang dikeluarkan dari  Smarter Travel

Jika tidak punya banyak waktu untuk karantina, coba urungkan niat berwisata sembari menunggu titik senang soal jumlah yang diterima dan positif COVID-19 di destinasi tujuan.

Wajah dunia wisata juga berpotensi berubah setelah pandemi virus corona berakhir. Selagi menunggu lampu hijau untuk berwisata, tak ada salahnya menabung dana liburan ke destinasi impian.

Penggunaan transportasi umum memang tidak bisa dihindari, namun dapat dihindari penggunaan transportasi umum sebisa mungkin.

Menyewa kendaraan atau berkendara bersama orang yang satu rumah bisa jalan keluarnya.

Unduh aplikasi transportasi atau gunakan pembayaran non-tunai untuk menghindari interaksi, contohnya saat bepergian  check-in  atau naik kereta bandara.

Banyak yang diundang kembali yang tidak lagi menyediakan makanan untuk menghindari interaksi yang mengundang penularan virus.

Bagi yang punya banyak waktu, bisa membawa makanan dan minuman dari rumah. Namun bagi yang tak punya banyak waktu, bisa membeli tempat makan menuju bandara.

Jika ingin pergi ke Austria maka situs harusnya meminta topeng di kereta, dan sebelum terbang pulang ke Prancis ia harus memberikan pernyataan resmi tidak memiliki virus corona.

“Harap dicatat bahwa bahkan setelah penguncian di negara Uni Eropa berakhir, VFS Global hanya dapat dibuka kompilasi Kedutaan / Konsulat lokal memberikan persetujuan untuk pembukaan kembali. VFS Global tidak dapat memutuskan pembukaan kembali Pusat Aplikasi Visa sepihak,” lanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *