Bunga Amarilis Kembali Mekar di Gunungkidul

Bunga Amarilis Kembali Mekar di Gunungkidul

Bunga Amarilis Kembali Mekar di Gunungkidul

Bunga Amarilis Kembali Mekar di Gunungkidul – Bunga Amarilis yang setiap tahunnya bermekaran di wilayah Gunungkidul, Yogyakarta, sekarang kembali bermekaran.

Tahun ini bunga yang awalnya gulma ini tidak cuma di kawasan Patuk namun di kawasan selatan seperti Kecamatan Tanjungsari warga telah mulai mengembangkan Amarilis.

Keindahan bunga yang memounyai nama lokal Puspa Patuk, sudah terasa saat memasuki wilayah Gunungkidul. Seperti di Jalur Yogyakarta-Wonosari, sekitar tugu perbatasan dengan kabupaten Bantul kanan kirinya telah banyak bunga berwarna jingga.

Belasan orang nampak asyik berfoto bersama atau berswafoto di kebun bunga amarilis. Ketika memasuk daerah Dusun Ngasem Ayu, Kecamatan Patuk, sejumlah bunga amarilis di kebun punya warga bermekaran. Saat ini tak hanya satu pemilik seperti tahun 2015 hingga 2017 lalu, namun sudah ada sejumlah warga yang mulai mengembangkan.

Bunga Dapat Bertahan Sealam 2-3 Minggu

Salah seorang pemilik Kebun Amarilis, Karsih menyampaikan, sejak empat hari terakhir bunga amarilis mulai mekar di pekarangan rumahnya. Tak hanya miliknya, namun tetangganya bunga juga bermekaran, seperti milik Sukadi pemilik bunga amarilis yang sempat viral 2015 lalu pun bermekaran. Menurut dia, bunga amarilis hanya dapat bertahan selama 2-3 minggu.

“Bertahan hanya 2-3 minggu, karena amarilis kalau sering terkena hujan akan rusak. Mulai mekar bunganya tidak bisa diprediksi, patokannya adalah awal mulai hujan biasanya selang beberapa hari mekar,” ucapnya kepada wartawan, Jumat . Rata-rata setiap hari ada puluhan orang yang berkunjung di rumahnya.

Untuk retribusi masuk ke lokasi, para pengelola kebun bunga sudah sepakat untuk menarik retribusi sebesar Rp 10.000 per orang. “Kunjungan tidak pasti, kemarin ada 50-an orang,” katanya.

Sementara Bupati Gunungkidul Badingah, menyampaikan, saat ini tidak cuma di kawasan Patuk saja. Namun juga di kawasan Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, ada warga yang menanam bunga Amarilis di sekitar pegunungan.

“Sekarang di kawasan Kecamatan Tanjungsari juga ada kebun Amarilis, saat ini sudah mulai bermekaran,” katanya Salah seorang warga Wonosari, Adi mengaku sengaja datang ke kebun bunga Amarilis di kawasan desa Kemadang, saat dirinya akan menuju ke kawasan pantai.