5 Museum Seoul Korea Selatan yang Tidak Boleh Terlewatkan

5 Museum Seoul Korea Selatan yang Tidak Boleh Terlewatkan

5 Museum Seoul Korea Selatan yang Tidak Boleh Terlewatkan

5 Museum Seoul Korea Selatan yang Tidak Boleh Terlewatkan – Daya tarik Seoul, Korea Selatan, tidak hanya dari kotanya yang modern atau setiap sudut yang dipenuhi oleh street food lezat. Wisata sejarahnya juga tidak kalah menarik

Ada banyak museum di Seoul yang harus dikunjungi. Di sini, kita bisa belajar sejarah sekaligus budaya dan memperkaya wawasan. Intip rekomendasi di bawah ini.

1. National Palace Museum of Korea

National%20Palace%20Museum - 5 Museum Seoul Korea Selatan yang Tidak Boleh Terlewatkan

Sebagian besar sejarah dinasti dapat dieksplorasi di National Palace Museum of Korea. Pada dalamnya ada koleksi artefak yang berjumlah lebih dari 40.000 item. Koleksinya mencakup seni, sains, dan musik pada era Dinasti Joseon.

Melansir dari http://ratutogel.com/ Dinasti Joseon sendiri adalah dinasti Konfusianisme yang berkuasa selama lima abad, dari tahun 1392 hingga 1897. Museum ini sendiri berdiri pada September 1908 dan jumlah pengunjungnya sekitar 1,5 juta per tahun.

Alamat: 12, Hyoja-ro, Jongno-gu, Seoul

2. Ewha Womans University Natural History Museum

iwha university in korea 4 - 5 Museum Seoul Korea Selatan yang Tidak Boleh Terlewatkan

Bisa terbilang, Ewha Womans University Natural History Museum adalah museum sejarah alam pertama  Korea Selatan yang berdiri pada 20 November 1969. Koleksi dalamnya mencakup spesies endemik, langka, atau baru penemuan, tutur laman The Culture Trip.

Selain itu, ada pula burung yang terlindungi pada lingkup internasional dan memang sengaja mengawetkan. Pada museum ini ada fasilitas audio visual dan diorama yang memudahkan pengunjung untuk belajar lebih dalam tentang ekosistem alam, spesimen hewan, bebatuan, mineral, dan fosil.

Alamat: 52 Ewhayeodae-gil, Daehyeon-dong, Seodaemun-gu, Seoul

3. Cheongwadae Sarangchae

JK669E6t 7GCxwijbPtseDkXlbaIhlx O1ZV vmdeu9HPJlbPJOwuT7bOxt e70oDikYXtv6cJpZIW6JKwpy9fcNe2aAlesGdqOUcx1Si8elr8XFE97i VoOoWQP4d8mLQGd2IasULsUo3c6SiQOFBEsgGo4 - 5 Museum Seoul Korea Selatan yang Tidak Boleh Terlewatkan

Ingin belajar tentang masa lalu Korea Selatan, spesifiknya pada bidang budaya dan sejarah politiknya? Datang saja ke Cheongwadae Sarangchae. Museum dua lantai ini resmi buka pada Januari 2010 dan memiliki ruang pameran serta museum yang merancang agar lebih ramah lingkungan. Caranya adalah dengan memanfaatkan kekuatan energi matahari dan panas bumi.

Kunjungi Aula Kepresidenan pada lantai dua untuk mengetahui mantan presiden Korea serta menjelajahi peristiwa politik dan ekonomi dari masa lalu hingga sekarang. Setelah mengitari museum, beristirahatlah ke kafe untuk menikmati secangkir teh tradisional Korea, membeli cinderamata ke toko suvenir, atau bisa juga belajar cara membuat kerajinan tangan tradisional.

Alamat: 152 Hyoja-dong, Jongno-gu, Seoul

4. Museum Kimchikan

7dbdbd1c5944e - 5 Museum Seoul Korea Selatan yang Tidak Boleh Terlewatkan

Kita semua pasti juga mengenal kimchi, makanan fermentasi yang terbuat dengan mencampurkan kubis atau lobak dengan bumbu seperti bubuk cabai merah, daun bawang, dan bawang putih. Museum Kimchikan resmi buka pada tahun 1986.

Pengunjung juga bisa menggunakan mikroskop untuk melihat bakteri asam laktat yang berguna dalam proses pembuatan kimchi. Kamu juga bisa belajar membuat kimchi dengan biaya sebesar 25.000 Won Korea (KRW) atau sekitar Rp321 ribu.

Alamat: 03149 Insadong-gil 35-4 (Gwanhun-dong), Jongno-gu, Seoul

5. The National Folk Museum of Korea

Korea Seoul National.folk.museum 01 - 5 Museum Seoul Korea Selatan yang Tidak Boleh Terlewatkan

Dan yang terakhir ada The National Folk Museum of Korea. Museum ini mendedikasikan untuk menampilkan cara hidup tradisional masyarakat Korea dari era prasejarah hingga saat ini. Museum ini juga sudah banyak pengunjungnya oleh 1,8 juta orang per tahun.

Dalamnya, terdapat ada 98.000 artefak dan tiga ruang pameran utama. Mengingat kultur bertani masyarakat Korea cukup kuat, kita bisa menjumpai replika tempat penyimpanan beras, alat penggiling, tumpukan batu untuk beribadah, hingga tiang tempat penduduk desa biasa berdoa.

Alamat: 37 Samcheong-ro, Sejongno, Jongno-gu, Seoul